Memulai yang baru

Roda kehidupan terus berputar, entah kita masih saja sama dengan yang dulu atau sudah sangat-sangat berubah. Kita memang hidup hari ini, tentu saja. Hidup dalam artian bahwa kita adalah kita yang sekarang ini, inilah kita bersama apa yang kita rasakan. Apa yang bisa kita ketahui dari panca indera kita. Kehidupan yang harus kita jalani hari ini adalah juga merupakan kelanjutan dari perputaran roda kehidupan yang mau tidak mau, suka tidak suka harus kita jalani.

Perubahan adalah hal mutlak yang terjadi dalam perputaran tersebut. Namun, makna kata perubahan tidak hanya berarti segala sesuatu yang positif saja. Terlalu banyak makna perubahan dalam perputaran tersebut, yang pasti adalah ada sesuatu yang tidak lagi sama seperti yang dulu. Sesuatu yang berbeda, sesuatu yang baru terjadi atau mungkin baru terjadi lagi.

Antara kita sebagai manusia dan perubahan ada hubungan yang sangat unik dan kompleks. Hal ini, karena kita manusia adalah mahluk yang kompleks. Maka dari itu cara kita memberikan respon terhadap perubahan tentunya mengandung kompleksitas yang tinggi.

Suatu tindakan yang kita ambil dalam merespon tersebut tidak di lihat dari apa yang terlahir dari respon tersebut, melainkan bagaimana proses panjang nan rumit tersebut terjadi dan hal-hal lain yang turut memengaruhi proses tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung .
Orang lain yang hanya melihat dari kejauhan tidak akan bisa mengetahui dengan baik bagaimana sebenarnya sesuatu itu terlahir. Mereka, hanya dapat menggunakan persangkaan belaka.

Persangakaan tersebut sedikit banyak mengandung kebenaran. Tapi, Sekali lagi sebanyak apapun kebenaran dalam persangkaan tersebut, nilainya tidak bisa seratus persen benar. Nah, disinilah letaknya mengapa terjadi salah persepsi, salah sangka, salah kaprah, dll. Kemudian dari salah sangka tersebut bisa timbul hal-hal baru juga, yang kita dalam hal itu tidak suka.

Sebagai individu yang telah merdeka sejak dari dalam kandungan , kita berhak berubah dan tidak ada orang lain yang berhak mengobok-obok hal tersebut. Pemahaman orang lain terhadap kita mungkin akan sangat berbeda karena sebagai individu pun mereka pasti mengalami proses mereka sendiri sehinggah menjadi individu yang sekarang ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s