Orang Suci

Orang suci dalam dekapan lamunan senjanya

Terduduk dalam pusaran jaman yang menggemakan sesuatu

Sadar akan apa itu, ia menjadi ragu

Apakah yang sudah terjadi selama ini

Diteruskannya lamunan jiwa dalam-dalam

Sementara semua terus berputar

“Tinggallah bersama angin”, pesan kala itu padanya

“Dia akan datang dan akan pergi bersama tanpa nyanyian”

Sekarang terlalu senja, meski senjapun belum menjadi malam

Orang suci itu bangkit sejenak

Karena rapuh, ia tak mampu sekadar berdiri sejenak itu

Maka dipanggilnya malam agar segera saja

Biar tiada yang liat

Kalau otot-ototnya telah berubah menjadi kulit-kulit sahaja

Iklan

6 pemikiran pada “Orang Suci

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s