Indeks Pembangunan Malaysia, Menuju Very High HDI Level

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan sebuah indikator yang digunakan dalam mengukur kualitas hidup di sebuah negara. Pembangunan dalam hal ini berarti bahwa, seberapa besar permasalah yang terjadi di dalam sebuah negara berhasil diatasi. Permasalahan-permasalahan utama dalam sebuah negara mencakup kemiskinan, buta huruf, ketahanan pangan, dan lain-lain. Angka IPM menunjukkan seberapa berhasilkah pembangunan manusia dilihat secara keseluruhan dari berbagai aspek di atas.

Malaysia sebagai sebuah negara yang masih tergolong negara berkembang, di tahun 2013 telah berhasil menduduki peringkat ke 64 dengan angka indeks 0.769 pada IPMnya. Menurut pembagian level IPM yang dilakukan UNDP dengan angka 0,769 tersebut maka Malaysia sudah termasuk dalam negara yang tingkat pembangunan manusianya tinggi (high level). Tidak heran jika Malaysia masih sangat percaya diri bahwa pada tahun 2020 mereka akan masuk ke dalam kategori negara maju.

Ada tiga faktor utama yang menopang pencapain Malaysia ini. Pertama, dari segi Angka harapan hidup. Angka harapan hidup di Malaysia mencapai 74.5 tahun. Berarti bahwa rata-rata banyak tahun yang dapat ditempuh penduduk Malaysia adalah sepanjang 74,5 tahun. Jika dibandingkan dengan angka tertinggi harapan hidup yang dikeluarkan UNDP (sebesar 85 tahun) maka angka tersebut sudah mendekati level tertinggi. Kondisi di Malaysia sendiri sejauh ini tidak mengalami peperangan, bencana alam atau penyakit menular yang cukup parah sehingga dapat menyebabkan angka harap hidupnya turun.

Kedua, dari tingkat pendidikan. Dalam mengukur tingkat pendidikan digunakan dua indikator yakni tingkat melek huruf dan partispasi sekolah. Malaysia sejauh ini jika dilihat dari kedua indikator tersebut yakni dengan tingkat melek huruf 94 persen dan tingkat partisipasi sekolah sebesar  . Angka tersebut tentu saja sudah termasuk dalam kategori high. Namun, kualitas pendidikan tidak bisa hanya diukur dengan dua indikator tersebut. Jika merujuk pada laporan Programme for International Student Assessment (PISA) yang mengukur atau membandingkan kemampuan siswa setingkat sekolah menengah pertama di seluruh dunia, Malaysia masih jauh tertinggal dari Singapura (sebagai negara maju yang bertetanggan dengan Malaysia). Bahkan dari tahun 2007 sampai tahun 2009 terjadi penurunan angka perbandingan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) Malaysia. Sehingga, dari segi kualitas pendidikan, Malaysia masih harus memperbaiki sistem pendidikannya.

Ketiga, dari segi pendapatan perkapita. Pendapatan perkapita Malaysia berdasarkan Purchasing Power Parity (PPP) pada 2012 adalah sebesar $ 13,676. Angka tersebut menunjukan bahwa Malaysia telah masuk high income country. Pendapat perkapita sejauh ini masih sangat umum dijadikan rujukan kemajuan suatu negara. Memang, secara otomatis jika pendapatan perkapita sebuah negara tinggi maka kualitas manusia yang ada di negara tersebut juga bisa dianggap tinggi. Namun, yang harus diperhatikan adalah gap diantara pendapatan penduduk tertinggi dan terendah yang biasa dinyatakan dalam koefisien gini. Koefisien gini Malaysia pada 2009 berada pada angka 46,21 yang berarti bahwa gap diantara pendapatan pendudukanya masih besar. Tentu saja hal ini menjadi masalah yang harus diselesaikan, gap yang terlalu besar akan mengakibatkan kecemburuan sosial dan mengindikasikan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak merata.

Melalui ketiga inidikator utama diatas, Malaysia memang secara keseluruhan dapat dikatakan telah masuk kedalam high HDI level. Untuk mencapai very high HDI level kemungkinan besar pada 2020 Malaysia belum akan bisa secara penuh mencapai targetnya. Hal ini jika melihat pada trend pertumbuhan yang terjadi sejak 1980 hingga 2012 terakhir.

malaysia

Sumber :

http://hdr.undp.org/sites/default/files/Country-Profiles/MYS.pdf

http://www.theborneopost.com/2013/03/15/malaysia-ranks-64-in-undp-human-development-index/

http://eprints.uns.ac.id/1800/1/2-2-1-PB.pdf

http://www.pmo.gov.my/?menu=page&page=1898

(diakses tanggal 24 september 2014)

*Ini sejenis tugas yang harus dikumpulkan untuk matkul perekonomian Indonesia, yah below average lah ckckc

Iklan

2 pemikiran pada “Indeks Pembangunan Malaysia, Menuju Very High HDI Level

  1. Halo, tuan penyair.
    Oh iya, ini btw, akun baruku. Lebih banyak puisi curhat di sini. Kamu bisa protes sebanyak yang kamu mau seperti dulu, haha 😀

    Thnaks for followin back 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s