Tentang Cinta

Bagaimana mungkin seseorang yang belum pernah pacaran bicara tentang cinta, apakah dia tidak sedang berfantasi. Jawabanya bisa, karna ia sendiri terlahir dari sebuah proses yang bernama making love, ahaha, ia telah menyaksikan sendiri bagaimana cinta membuatnya tumbuh dari seorang bayi mungil tak berdaya menjadi senakal sekarang. Jadi biarkanlah ia memainkan keyboardnya dan mulai meracau tentang cinta.

Tidak pernah pacaran bukan berarti tidak pernah jatuh cinta, hanya tidak laku saja, mungkin, ahaha. Pacaran memang harus mendapat penjelasan yang mendalam agar kita lebih mengerti soal hubungan yang satu ini, seperti apa sejarah mencatatnya dan bagaimana manusia dari setiap peradaban memaknainya. Pekerjaan yang berat bukan ? entah suparman dari mana yang pada akhirnya menyanggupinya.

Nampaknya, romantisme yang ditunjukan dengan pacaran saat ini lebih banyak terinspirasi dari Eropa, Romeo Juliet dst. Malam mingguan yang biasa dikenal sebagai hari romantis berkala tiap pekan merupakan salah satu bukti nyata, aset warisan noni-noni kompeni. Tapi tidak semua kan yang berasal dari barat itu jelek, salah satunya standar kecantikan yang mesti langsing kulit putih merona, lebih tinggi (dengan peninggi badan) dan seterusnya itu tidak jelek, alias standar kecantikan.

 

Iklan

7 pemikiran pada “Tentang Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s