Tragedi Satu Kosong

satu itu pertama kali masuk, itu sakit tahan. tambahkan licin, itu masuk. kurangi irama, itulah.

pergi kembali, di jalan menemani tiang listrik dan angin subuh yang bernapas. sambil berlalu, lihatlah kesunyian telah memakan banyak korban. biarkan, itu kosong.

lelah pun bertambah, kurang itu diam. biarkan berlalu, itu kontrol, teganya.

satu kosong itu angka, kurangi, tetap, biarkan lalu apa.

yang tidak ada itu kosong, tapi kosong itu ada

satu itu sendiri, bagilah, membagi itu membuat tidak satu kecuali kosong

maka tragedi itu kosongkan satu atau satukan kosong

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s