Hujan (lagi)

mentari pagi pergi, malam belum tiba, makan siang baru saja selesai, begitu pula tibanya yang tak dinanti

sejurus pandang aku masih bisa membedakan warna warni tulisan di gedung sebelah, aromanya telah masuk, iramanya tidak diahiasi kilatan-kilatan menggelegar, merdu

ingin ku bawa tidur saja, di kampung halaman ku di waktu-waktu seperti ini  siesta adalah lumrah, uhk, suasana ini tepat sekali

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s