Agar Bulan Puasamu Tidak Kacau Balau

Berikut beberapa reminder bagi kita semua agar bulan puasa yang kita jalani sesuai harapan yang ingin dicapai :

  1. Ingatlah bahwa tujuan bulan puasa itu adalah menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik di bulan-bulan setelahnya dari bulan-bulan sebelumnya. Lebaran atau ritual yang akan paling sering kita lakukan yaitu buka puasa bukanlah tujuan bulan ini yang sebenarnya. Kita harus menyadari bahwa bukan menjadi suci atau merasa terhapus dosa-dosa di akhir bulan ini tujuan utama kita melainkan perbaikan diri. Namun, perbaikan diri yang kita lakukan dalam bulan ini haruslah secara bertahap atau simpelnya mah dengan pembiasaan, biar biasa bangun pagi, biar biasa jamaah, biar biasa tutup mulut, dst. Yaah, tapi trendnya kan perubahan drastis yang terjadi, dari yang biasanya mesjid hampir kosong tiba-tiba penuh sesak, kemana saja ya sebelumnya. Kalau datangnya terlalu cepat begitu, dan sudah terbukti nih, pasti perginya juga lebih cepat lagi, iya tau sendiri kan fenomena klasik kosongnya mesjid di zuhur hari lebaran.
  2. Gadget yang sudah pintar itu tolong dimanfaatkan lah, aktifkan fungsi-fungsinya seperti alarm, quran digital dan app sejenisnya. Selain game, socmed, dst, ya gunakan lah fungsi-fungsi yang bikin gadget kita itu disebut pintar, biar pintarnya ketularan ke kita hahaha.
  3. Terbiasalah puasa dan lebaran tanpa sanak famili. Uhk, ini curhat atau gmana ya hahaha, sebenarnya kan cuma di Indonesia ada tradisi mudik-mudik tiap menjelang lebaran. Memang sih lebih nikmat kalau puasa dan lebaran bareng keluarga, tapi karna satu dan lain hal bisa saja kita harus terpaksa kuat untuk menjalani bulan puasa tanpa mereka. Sendirian, harus bangun sendiri, gaada mama yang bangunin, padahal dulu mah sering kesel kalo dibangunin.
  4. It’s okay to consume more. Sesuai trend lagi nih, kalau menurut teori sih puasa itu berarti porsi makan atau konsumsilah bakal berkurang karena ditahan sedangkan trend di negara kita walau pun harga-harga melambung tinggi karena dilambungkan oleh kartel (mungkin, karena permintaan belum naik alias belum puasa saja udah pada naik harga-harganya) konsumsi tetap meningkat. Tapi, bagaimana pun konsumsi itu baik, bahkan pertumbuhan ekonomi tahunan kita yang didorong oleh konsumsi dalam negri sangat-sangat terbantu oleh pola konsumsi bulan penuh berkah ini. Jadi, secara keseluruhan, negara kita akan lebih baik perekonomiannya kalau konsumsi kita lebih banyak karena ekspor lagi kurang menggairahkan.
Iklan

7 pemikiran pada “Agar Bulan Puasamu Tidak Kacau Balau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s