Sedikit Tentang Brexit

Begini, alkisah muncul lah sekumpulan (united) bangsa dibawah kekuasaan tahta yang juga sekaligus pemimpin sekte pemrotes dari dari tahta suci Roma karna masalah wanita. Bersama yang lain mereka menginjakkan kaki di benua baru, timur jauh, dan menjadi tiada tandingannya di lautan setelah menenggelamkan keangkuhan Isabela di teluk. Bersama segenap harap dan berita dari para pelancong lain yang berhasil, pencarian bahan-bahan dapur yang pasokannya sudah diputus oleh khalifah di Istambul pun dimulai.

Sejak saat itulah, kerajaan yang menjadi penguasa wilayah bumi terbesar sepanjang sejarah pun dimulai. Meminjam model dari saudara jauhnya di Amsterdam, mereka pun mendirikan perusahaan paling berkuasa dalam sejarah dunia, the East India Company. Katanya operasioal perusahaan ini tidak ada bedanya dengan perusahaan-perusahaan abad 21, kecuali bahwa mereka punya tentara sendiri, tapi begitulah mereka mendominasi dunia, hampir tidak ada jengkal di setiap benua yang tidak mereka tandai, bahkan benua putih sekali pun (Antartik).

Kemudian, selain itu, the united menjadi pionir dalam revolusi industri, loncatan teknologi yang mengubah sejarah dunia, kekuasaan mereka seolah tak terbendung, meski pun harus kalah dengan para imigran di tanah pokahontas dan harus mengambil alih the east. Hingga kemudian muncul perang dunia satu dan dua, yang terkahir bahkan mengakibatkan gedung-gedung di London runtuh gara-gara besi terbang rasisme memuntahkan bomnya dan tentu saja si calon ratu mungil harus disembunyikan. United Kingdom masih menjadi super power yang diperhitungkan di dunia sejak itu, namun peta kekuasaan dunia telah berubah dan aliansi yang lebih besar dibutuhkan sehingga mereka bergabung dengan NATO dibawah patron Amerika.

Sejarah yang panjang itu menjadikan UK memiliki identitasnya sendiri seperti bangsa-bangsa Eropa lain, Prancis, Jerman dst. Hal ini pula lah yang menjadi masalah ketika European Union dengan komando dari Brussel memaksakan kehendaknya dengan menuntut setiap negara anggota membuka pintu imigrasinya lebar-lebar bagi sesamanya. Para pekerja murah asal negara Eropa Timur dan imigran dari negara-negara kacau seperti Syiria pun membanjiri negara mereka. Walau pun UK tidak membuka pintu terlalu lebar sebenarnya, mereka yang bahasa Inggrisnya sama jeleknya atau bahkan lebih baik sedikit dari saya itu pun menjadi tenaga kerja atau sekadar mengungsi dulu ke sana. Masyarakat merasa tidak nyaman dengan kondisi seperti ini.

Tapi toh sebenarnya EU itu kan poin utamanya memang untuk mendukung kegiatan ekonomi, jadi konsekuensi bergabung harus berkaitan dengan perduitan.Dalam masalah perduitan ini pula para pendukung Brexit merasa bahwa UK lebih banyak memberi dari pada menerima dari EU, sehingga what so call tax payer money itu seperti dibuang sia-sia saja ke EU. Walau pun alasan ini tidak benar, tapi yang terlihat memang seperti itu, hingga akhirnya terbukti kalau ternyata dalam satu hari saja UK (dan tentu saja bagain dunia lain) kehilangan milyaran pounds karena pilihan yang mereka ambil.

Alasan para pendukung remain memang benar adanya dan didukung oleh berbagai pihak termasuk dari negara lain seperti Amerika bahkan dengan nada yang mengancam. Tapi toh rakyat, yang dalam hal ini kaum baby boomers nya UK didukung oleh kaum muda yang tidak datang untuk memilih dalam referendum telah menjatuhkan pilihan dengan margin yang sangat tipis. Kaum muda dan terdidik (yup menurut survei para pemilih leave itu tidak begitu terdidik) merasa bangun di pagi hari dengan UK yang baru setelah hasil voting hari sebelumnya diumumkan.

Meski pun bukan warga UK, saya mendukung kalau UK harus tetap berada di dalam EU, namun saya juga sebenarnya penasaran apa yang akan terjadi jika UK memilih leave. Tentu akan fenomenal, akan ada anomali yang sepertinya seru, termasuk yaah untung besarnya The Man Who Broke the Bank of England, Soros. Efek domino Brexit juga mulai terdengar lebih keras gaungnya di seantero eropa termasuk Prancis dengan aktris utamanya Le Pen dan yang lebih lucu lagi adalah negara bagian Texas di Amrik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s