Ketika Mas Gagah Digagahi

jadi mas gagah tidak pergi ?

mas gagah pergi, tapi ia bertemu seseorang dan digagahi di sana

malangnya, ia pantas kehilangan kumisnya

kenapa tidak tauran saja, maksud ku tendang

mas gagah menikmatinya, mas gagah senyum

bagaimana dengan, lupakan

aku hanya ingin bermain-main dengan si gagah

ia memang perlu dirubah, sejenis binatang pengerakkah ?

lagu mu kok gituan, ini lelucon, ini kebiadaban di dunia mas gagah

memang temannya bakwan kalo bukan saudara jauhnya tekwan

mas gagah pun jadi dua, detak waktu seakan jatuh ke laut berbaju merah

mas, kamu kejam, kejam

kau menggado-gadoi cinta, cinta monyet lagi

mas gak akan pernah ninggalin gagah, lah gita kemana

wait, kok ada si selim dari partai korupsi sapi di situ, hahaha

bermain pilem pulak dia

tapi mas gagah memang dicarikan yang gagah bukan

biar para cabe itu kesemsem bukan pada alurnya

tapi pada senyumannya, bodoh

mungkin bukunya lebih menggores

atau bukunya harus digores saja

semakin buih saja

kapan-kapan, kucoba membaca mas gagah

tanpa digagahi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s