Dosen Antusias

Satu dari sekian tipe dosen yang akan kita temukan di kampus, kalau beruntung, adalah dosen yang sangat antusias dengan materi yang ia bawakan terlepas dari isi materi itu sendiri yang bisa saja sangat-sangat membosankan. Si dosen akan selalu masuk kelas dan memulainya dengan penuh semangat, daan ia seolah-olah ingin menularkan semangat itu ke seantero kelas.

Wait, jangan pernah berpikir dosen seperti ini selalu didominasi yang muda-muda saja, karena yang muda-muda memang lebih gampang terhubung dengan para mahasiswa. Tapi yang tua-tua juga banyaak yang masih seantusias ketika dua puluh atau tiga puluh tahun yang lalu mereka pertama kali mengajar di kelas.

Good teaching is as much about passion as it is about reason …. It’s about caring for your craft, having a passion for it, and conveying that passion to everyone, most importantly to your students.

– Professor Richard Leblanc Award-winning teacher, York University, Ontario

Antusiasme atau passion dosen ketika mengajar di kelas sangatlah penting dalam proses belajar mengajar. We all know sebenarnya kan materi kuliah itu bukan sesuatu yang gampang dicerna otak. Bayangkan saja, ada yang text book nya setebal tembok dan seberat beban hidup mahasiswa hahaha, setiap kalimatnya mesti dipelototin satu-satu karena terlalu banyak istilah ini dan itu yang entah apa maksudnya kecuali nanya ke google.

Bermodalkan antusias, dosen dapat membantu mahasiswa untuk engage di kelas, hadir, sehingga penghuni kelas itu tidak seperti yang digambarkan pepatah arab wujuduhu ka’adamihi, hadir atau tidak hadir sama saja dan tidak mendapat apa-apa. Antusiasme mahasiswa bisa hadir ketika dilibatkan dalam interaksi di kelas dan hal tersebut dapat ditularkan oleh sang dosen.

Dosen sebagai pengajar tidak bisa dipisahkan dari peran utamanya sebagai a role model di kelas, mahasiswa yang berada di kelas pada dasarnya mengikuti atmosfer yang dibentuk sang dosen. Ya, setiap mahasiswa datang ke kampus dengan masalahnya masing-masing, with their own mood yang bisa memengaruhi atmosfer belajar di kelas.

Jika tidak diarahkan oleh sang dosen, ya kelasnya bisa gado-gado, di pojok sana lagi ngebully pendukung MU yang kalah mulu, di pojok sini lagi ngerumpi soal betapa hensemnya aktor k-pop kesayangan mereka dan seterusnya. Kelas mungkin bisa diam dengan teguran, tapi sesuatu yang mengganggu di kepala tidak bisa diam kan.

Bagaimana pun antusiasme tidak boleh berlebihan, sesuatu yang berlebihan pasti ujung-ujungnya tidak baik termasuk antusiasme di kelas. Sang dosen yang terlalu antusias bisa membuat kelas overwhelmed, bukannya menjadi antusias, mahasiswa malah menjadi capek sendiri dengan dosennya.

Bahkan bisa saja si dosen yang capek sendiri, hahaha

Entahlah, at least itu yang bisa saya lihat ke belakang sejak pertama kali masuk kuliah ditambah dengan pengalaman belasan tahun di bangku sekolah. Tanpa antusiasme dari pengajar, kelas tidak akan efektif.

Enthusiasm is the mother of effort, and without it nothing great was ever achieved.

– Ralph Waldo Emerson

Iklan

4 pemikiran pada “Dosen Antusias

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s