Bepergian

meski merindu rumah, juga merindu setiap latar yang tertangkap dua bola mata, disetiap detik ia merekam jejak dan disetiap siratan yang munculkan ingatan

tengah jalan, pertanyaan mencuat di kepala, protes kata orang-orang, ahh sepertinya diri dikamar lebih nyaman bagi punggung

jalanan lelahkan, hitung-hitung pegal dan pusing di kepala, tapi mata tak mau menutup diri

dua senyum, tiga canda, enam kenangan dan banyak lagi bisa kau rasakan, rasa, bukan piagam menjulang kekuping

seperti kata Whitman, not I, not any one else can travel that road for you, you must travel it for yourself

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s