Bandara Hilang Waktu

Maka ia turun dari pesawat sore itu. Melihat ke kanan dan ke kiri, sungguh panas belum beranjak dari kebisingan bandara. Seketika itu juga ia mendengar seorang ibu bertanya pada seorang pemuda yang berada di sampingnya.

“Permisi mas, ini udah jam berapa ya ?”

Segera pemuda itu melihat ke jam tangan digitalnya yang berwarna hitam entah model apa itu.

“Oh, maaf bu kayaknya jam saya mati.”

“Wah, terima kasih mas.”

Dan akhirnya dia bisa tersenyum bahagia pulang ke rumahnya dengan satu keputusan bulat bahwa smartphone saja cukup.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s