Kau Tak Ikut Kita Tak Balik

“Aku ga balik.”

Begitu singkat ucapan itu hingga aku tak bisa mendengarnya dengan jelas dan menjawab dengan, “apa.” Bukan kaget, hanya bertanya padanya what the hell yang dia barusan katakan. Jalan yang sempit sore itu penuh dengan kendaraan yang lalu lalang, pertigaan yang ramai dan tentu saja supermarket murah yang sepertinya hanya ada di sekitaran kota ini. 

“Aku ga balik, sepertinya kita ga cocok”

Nah, orang gila macam apa yang tidak kaget dengan jawaban seperti itu. Pertama mungkin bisa dikira lelucon, padahal untuk orang dewasa tentu main-main seperti itu sudah lama tak tercantum dalam kamus kita. Nadanya juga beda. Tapi mengapa, bukankah dia berhutang penjelasan. 

“Yaah kalau gitu kita ga bisa balik dong”

Dalam sekejap kata-kata itu keluar. Lalu aku pun meninggalkannya di tempat itu. Karena hanya aku yang pergi dan dia memilih di situ maka bukan “kita” yang balik. 

Iklan

5 pemikiran pada “Kau Tak Ikut Kita Tak Balik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s